Uji Fungsional Karaginan pada Susu Pasteurisasi: Kajian Jenis dan Konsentrasi Karaginan

Abstrak: Komponen susu yang sebagian besar adalah air dan nilai pH 6,5-6,6, dengan kondisi pH seperti ini sangat menguntungkan bagi mikroorganisme sebagai media pertumbuhan sehingga susu menjadi cepat rusak dan mudah menyerap bau-bauan dari sekitarnya. Proses pasteurisasi dan penambahan tambahan dapat dilakukan untuk mempertahankan kualitas dan meningkatkan daya simpan susu. Karaginan merupakan produk rumput laut yang dapat berfungsi sebagai emulsifier, stabilisator, dan koagulator. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji fungsi karaginan pada susu pasteurisasi. 
Metode: Susu segar dari KUD Dau digunakan sebagai materi pada penelitian. Fresh milk used as research material. Bahan tambahan untuk susu pasteurisasi yaitu gula pasir dan karaginan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, dimana faktor I adalah jenis karaginan (kappa dan iota). Faktor II adalah konsentrasi karaginan yang terdiri dari 4 level (0%; 0,01%; 0,02%; 0,03%; 0,04% (b/v)). Pengamatan pada susu dan susu pasteurisasi meliputi analisa kadar lemak, total padatan gula reduksi, pH dan kadar protein kasar. 
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa jenis karaginan memberikan pengaruh nyata (P<0.05) terhadap total padatan, pH, kadar lemak, dan protein susu. Konsentrasi karaginan juga memberikan pengaruh nyata (P<0.05) terhadap viskositas. Perlakuan terbaik terjadi pada pemberian karaginan jenis kappa pada konsentrasi 0.04%  dengan total padatan 14.61%, gula 23.81%, pH 6.96, kandungan lemak 3.33% fat, viskositas 11.00 cPs, dan protein  23.25 mg/ml.
Kata kunci: karaginan, susu pasteurisasi
Penulis: Warkoyo dan P. Hudyatmoko
Kode Jurnal: jppeternakandd080016

Artikel Terkait :