Seleksi Perdu Teh (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Hasil Persilangan Dialel untuk Sifat Berat Pucuk
INTISARI: Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi berat pucuk pada perdu-perdu tanaman teh hasil
persilangan dialel dan memilih individu-individu yang potensial sebagai induk
perbanyakan tanaman. Pengamatan dilakukan terhadap variable berat pucuk, jumlah
pucuk peko, dan berat pucuk peko dari seluruh individu pertanamanteh hasil
persilangan dialel asal biji sebanyak 166 perdu. Pengamatan untuk sifat berat
pucuk juga dilakukan pada pertanaman teh hasil perbanyakan vegetatif sebanyak
200 perdu untuk menentukan nilai heritabilitas dan ripitabilitas. Semua
pertanaman yang diamatai telah memasuki TP (Tahun pangkas) 4. Pengamatan
terhadap sifat berat pucuk dilakukan setiap 10 hari sekali dengan pemetikan
medium sebanyak 10 kali petikan. Individu yang terpilih merupakan individu yang
mempunyai rerata berat pucuk dari sepuluh petikan lebih besar atau sama dengan
(≥) rerata seluruh individu ditambah dua kali standar deviasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari 20 jenis cross yang diseleksi dengan kriteria rerata + 2
SD diperoleh satu jenis cross yang terbaik berdasarkan sifat berat pucuknya
yaitu PSA (hasil persilangan PS 1 x SA 40) dengan jumlah perdu yang terseleksi
sebanyak 3 perdu. Hasil pengamatan terhadap pucuk peko menunjukkan bahwa jenis
persilangan PSA memiliki berat pucuk peko, jumlah pucuk peko, dan presentase
berat pucuk peko yang tertinggi. Sedangkan hasil seleksi individual dengan
kriteria rerata + 2 SD diperoleh 10 individu yang terseleksi dari 166 individu
yang diseleksi. Nilai heritabilitas dan ripitabilitas yang diperoleh termasuk
dalam kategori tinggi yaitu sebesar 57,4 % dan 58,9 %.
Kata kunci: teh, berat pucuk,
dialel, seleksi
Penulis: Enik Nurlaili Afifah,
Suyadi Mitrowihardjo, dan Nasrullah
Kode Jurnal: jppertaniandd130218