POTENSI EKOWISATA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TAHURA Nipa-Nipa, KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan strategi pengembangan ekowisata alam pada Kawasan Tahura Nipa-Nipa. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Tahura Nipa-Nipa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi objek wisataKawasan Tahura Nipa-Nipa terdiri dari potensi flora-fauna dan panorama alam. Potensi flora terdiri dari berbagai jenis tumbuhan yang berhabitus pohon, di antaranya jenis kayu dammar (Shorea sp), bintagur (Calophyllum sp), eha (Castanopsis buruana), jenis palem di antaranya Nongella sp, serta rotan (Daemonorops sp). Jenis fauna yang endemik adalah anoa (Babalus depressicomis), rusa (Cervus timerensis), monyet hitam sulawesi (Macaca ochreata), babi hutan (Sus sp), jenis satwa reptilian di antaranya biawak (Varanus Salvator), ular phyton (Phyton morulus). Sedangkan jenis aves antara lain merpati hutan (Turcoena manadensis), tekukur (Punix tumixitator). Potensi panorama alam terdiri atas obyek wisata air terjun Lahundape, dan arena perkemahan. Alternatif strategi pengembangan ekowisata pada kawasan Tahura Nipa-Nipa adalah strategi SO (Strengths -Opportunities) yaitu mengembangkan secara optimal potensi yang ada baik flora, fauna, panorama alamnya dan kearifan lokal masyarakat setempat dalam satu paket wisata dengan memanfaatkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat. Sedangkan strategi WO (Weaknesses - Opportunities) yaitu memanfaatkan dukungan dari masyarakat dan Pemda untuk meningkatkan kualitas obyek wisata (fasilitas, sarana dan prasarana, serta promosi) khususnya pada obyek wisata Air Terjun Lahundape.
Kata Kunci: Tahura Nipa-Nipa, Potensi, Ekowisata, Pengembangan
Penulis: Alamsyah Flamin dan Asnaryati
Kode Jurnal: jpkehutanandd130012

Artikel Terkait :