EFEKTIVITAS NIRA AREN SEBAGAI BAHAN PENGEMBANG ADONAN ROTI

ABSTRAK: Fermentasi merupakan proses alami yang tidak dapat dielakkan pada nira segar yang berasa manis yang disadap dari pohon aren (Arenga pinnata Merr.) karena pada bahan tersebut tumbuh berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri Acetobacter acetic dan sel-sel ragi Saccharomyces tuac. Jenis ragi dari genus Saccharomyses, misalnya Saccharomyses serivisae dikenal sebagai mikroorganisme yang dapat memfermentasi gula (glukosa) dan mengubahnya menjadi alkohol dan CO2. Proses alami ini juga terjadi pada nira aren sehingga nira aren memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan pengembang adonan roti atau cake. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan nira aren sebagai bahan pengembang adonan roti. Pengembangan adonan roti dilakukan melalui proses fermentasi selama satu jam dengan menggunakan nira aren segar, umur 10 jam dan umur 20 jam sebagai bahan pengembang. Hasil nira yang disadap dari pohon aren di kabupaten Maros provinsi Sulawesi adalah 7 liter/hari (4-5 liter pada pengumpulan pagi hari dan 2-3 liter pada pengumpulan sore hari). Nira aren mengandung beberapa zat gizi antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin C dan mineral. Rasa manis pada nira aren disebabkan kandungan karbohidratnya mencapai 11,18%. Efektivitas nira aren sebagai bahan pengembang adonan roti lebih rendah daripada ragi instan (komersil). Semakin panjang umur nira aren (semakin lama nira aren disimpan) semakin rendah efektivitasnya terhadap pengembangan adonan dan semakin rendah kualitas roti yang dihasilkan.
Kata kunci: Nira, aren, bahan pengembang, adonan roti
Penulis: Mody Lempang , Albert D. Mangopang
Kode Jurnal: jpkehutanandd120007

Artikel Terkait :