PERLAKUAN KALSIUM HIDROKSIDA DAN UREA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BAGAS TEBU
ABSTRACT: Penelitian bertujuan
untuk konservasi hasil sisa tanaman pertanian berupa bagas tebu, meningkatkan
kecernaan dan meningkatkan nilai N bagas tebu sehingga dapat digunakan sebagai
pakan. Level Ca(OH)2 (b/b) yang digunakan sebesar 0, 3, dan 6%. Level urea yang
digunakan adalah 0, 3, dan 6%. Masing–masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali.
Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 3 x 3. Setelah
diberi perlakuan, bagas tebu ditempatkan pada kantong plastik polyethylene dan
disimpan selama 21 hari. Data yang diperoleh dianalisis variansi dan apabila
terdapat perbedaan antara perlakuan akan diuji lanjut dengan Duncan’s New
Multiple Range Test. Dari penelitian diperoleh hasil kandungan bahan kering
(BK), bahan organik (BO), protein kasar (PK), serat kasar (SK), lemak kasar
(LK), bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), neutral detergent fiber (NDF), dan
acid detergent fiber (ADF) masing-masing berkisar 45,06-48,51%, 90,05-95,67%,
1,40-4,06%, 50,37-53,50%, 1,33-3,33%, 32,73-39,94%, 80,00-90,69%, dan 61,50-65,71%.
Kecernaan bahan kering (KcBK) dan kecernaan bahan organik (KcBO) bagas tebu diperoleh
sebesar 24,24-39,60% dan 24,88-40,24%. Disimpulkan bahwa bagas tebu yang
ditambah urea 3% dan kalsium hidroksida 6% paling baik dilihat dari kandungan
PK.
Kata kunci: Bagas tebu,
Kalsium hidroksida, Urea, NDF, ADF, Kecernaan in vitro
Penulis: Dewi Puspita
Candrasari, Subur Priyono Sasmito Budhi, Hari Hartadi
Kode Jurnal: jppeternakandd110091