PERFORMANSI SISTEM AGROFORESTRI TRADISIONAL DI DESA TELAGA LANGSAT, KABUPATEN BANJAR

ABSTRAK: Penelitan ini bertujuan untuk mempelajari: (1) mempelajari sistem dan proses terbentuknya agroforestri, (2) Mendiskripsikan sistem pengelolaan yang meliputi pembagian kerja, waktu kerja dan sistem kerja serta kelembagaannya, dan (3) mengetahui komposisi dan struktur tanaman dengan sistem agroforestri. Obyek penelitian ini adalah sistem agroforestry yang telah dikembangkan oleh masyarakat di desa Sungai Langsat Kabupaten Banjar yang di dalamnya terdiri atas jenis dan komposisinya yang membentuk suatu sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agroforestri yang terdapat di desa Sungai Langsat terdiri dari satu sistem agroforestry, yaitu sistem agrisilvikultur dengan dua sub sistem , yakni sub sistem agroforestri kebun karet dan kebun buah campuran.  Sejarah perkembangan proses terbentuknya sistem agroforestri di lokasi penelitian pada mulanya adalah hutan alam  dan atau semak belukar. Kemudian dibuka oleh masyarakat untuk usaha perladangan tanaman semusim. Seiring dengan berjalannya waktu, selain menanam tanaman semusim, juga menanam tanaman buah-buahan berkayu dan tanaman penghasil getah (karet). Dalam perkembangannya tanaman buah-buahan tersebut menjadi bentuk kebun buah campuran yang terdiri dari berbagai pohon buah-buahan yang tersebar secara acak dan tidak beraturan, sedangkan penanaman karet cenderung ditanam secara beraturan dan seumur.
Kata Kunci: Performansi, Tradisional, Sistem Agroforestri
Penulis: ADISTINA FITRIANI & HAMDANI FAUZI
Kode Jurnal: jpkehutanandd110021

Artikel Terkait :