PERAN ASOSIASI Synechococcus sp. TERHADAP PROTEIN DAN PRODUKSI BIJI TANAMAN KEDELAI PADA BERBAGAI DOSIS BOKASHI
Abstract: Biji kedelai
diketahui memiliki kandungan protein yang baik untuk dikonsumsi. Tanaman
kedelai dapat bersimbiosis mutualisme dengan bakteri Rhizobium dan non simbiotik
dengan bakteri fotosintetik Synechococcus sp. Bakteri ini dapat menjadi
biofertilizer bagi tanaman bahkan dalam kondisi lingkungan yang tidak
menguntungkan bakteri ini masih dapat menyumbang unsur hara N dari hasil
fiksasi N2 di udara. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui
kandungan protein biji serta produksi tanaman kedelai yang berasosiasi dengan
bakteri fotosintetik Synechococcus sp. Strain situbondo pada berbagai dosis
bokasi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Agrotechnopark Universitas Jember.
Penelitian ini menggunakan Split Plot dengan dua faktor yaitu faktor bakteri
dan faktor bokashi. Nilai rerata masing-masing perlakuan setiap parameter
dibandingkan dengan nilai SEM (Standard error of the mean). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Asosiasi Synechococcus sp. pada tanaman kedelai (Glicine
max L. Merrill) cenderung meningkatkan berat biji per-tanaman sebesar 34,61%
dan protein biji sebesar 1,9% hanya pada dosis 0 kg/ha bokashi, namun pengaruh
Synechococcus sp. tidak nyata seiring dengan meningkatnya dosis bokashi. (2)
Dosis bokashi cenderung meningkatkan kandungan protein biji serta berat biji
per-tanaman.
Kata Kunci: Kedelai;
Synechococcus sp.; Bokashi
Penulis: Abadi Darma Setia,
Raden Soedradjad, Anang Syamsunihar
Kode Jurnal: jppertaniandd130126