PENGENDALIAN HAMA PADA TANAMAN KUBIS DENGAN SISTEM TANAM TUMPANGSARI
Abstract: Penelitian
pengendalian hama pada kubis dengan sistem tanam tumpangsari dilakukan di desa
Semboro Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui jenis tumpangsari yang efektif dalam mengendalikan hama tanaman
kubis. Rancangan yang dipergunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak
Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan diulang sebanyak lima kali. Perlakuan
yang digunakan yaitu penanaman kubis monokultur, kubis tumpangsari dengan cabai
rawit, kubis tumpangsari dengan kenikir, kubis tumpangsari dengan selasih,
kubis tumpangsari dengan terung, dan kubis tumpangsari dengan tomat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa masing-masing perlakuan tidak efektif dalam
menekan populasi hama ulat Crocidolomia binotalis maupun ulat Plutella
xylostella. Rata-rata populasi Crocidolomia binotalis pada tumpangsari kubis
dan selasih hasilnya lebih rendah dibandingkan kubis monokultur yaitu 0.89
ekor/tanaman. Rata-rata populasi Plutella xylostella pada masing-masing
perlakuan menunjukkan hasil yang berbeda tidak nyata. Perlakuan tumpangsari
kubis dan selasih menghasilkan berat per krop paling tinggi, yaitu 1.11 Kg/krop
dengan kriteria mutu II.
Kata Kunci: Kubis;
Crocidolomia binotalis; Plutella xylostella; tumpangsari
Penulis: Seto Pandu Kristanto,
Sutjipto, Soekarto
Kode Jurnal: jppertaniandd130127