Peningkatan Angka Kebuntingan melalui Pemberian Hormone Eksogen CIDR-B dan Injeksi hCG pada Sapi Bali di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari

Intisari: Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Pengaruh pemberian hormone CIDRB dan  injeksi hCG dalam meningkatkan angka konsepsi sapi Bali pasca IB di Kecamatan Pemayung Kabupaten  Batang  Hari  2)  Aplikasi  dan  diseminasi  teknologi  penggunaan  hormon  eksogen dalam upaya peningkatan  prestasi reproduksi ternak sapi Bali khususnya di desadesa yang ada  di  Kecamatan  Pemayung  Kabupaten  Batang  Hari.  Metode  yang  digunakan  untuk mengungkap  data  adalah  eksperimen  dengan  menggunakan  90  ekor  induk  sapi  Bali  yang tersebar  di  beberapa  desa  yang  ada  di  Kecamatan  Pemayung.  Perlakuan  yang  digunakan adalah R1 (kontrol) tanpa perlakuan, R2,  Hormon CIDRB , R3 Injeksi hCG. Ratarata nilai non return rate (NR) hasil kegiatan ini adalah 68,89 %. Penggunaan CIDRB yang diimplan hari ke7  sampai  hari  ke14  setelah  IB  dan  hCG  hari  ke  7  pasca  IB  secara  berurutan  dapat meningkatkan  jumlah  ternak  yang  tidak  kembali  birahi  dibanding  tanpa  perlakuan  hormon sebesar  20  %    dan  16,66  %.  Ratarata  induk  sapi  Bali  yang  dinyatakan  bunting  setelah dilakukan  pemeriksaan  kebuntingan  (PKB)  pada  umur  kebuntingan  2  bulan  sebesar  60  %.  Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Pemberian hormon eksogen CIDRB dan hCG dapat meningkatkan kebuntingan sapi Bali ditinjau dari NR dan CR dan yang terbaik adalah penggunaan hormon CIDRB.
Kata Kunci: CIDR-B, CR,  hCG,  NRR  dan Sapi Bali
Penulis: Depison
Kode Jurnal: jppeternakandd090048

Artikel Terkait :