PENGGUNAAN MULSA ALANG - ALANG PADA TUMPANGSARI CABAI DENGAN KUBIS BUNGA UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN GULMA, PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN
Abstract: Percobaan
lapangan untuk mengetahui pengaruh ketebalan mulsa alang-alang dan pola tanam tumpangsari
terhadap pertumbuhan gulma dan produksi tanaman. Waktu pelaksanaan percobaan
dimulai dari bulan Juli sampai dengan November 2010. Rancangan yang digunakan
adalah Rancangan Petak Jalur dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama
adalah mulsa alang-alang, yaitu M0: Tanpa mulsa ; M1: Mulsa ketebalan 5 cm M2:
Mulsa ketebalan 10 cm, Faktor kedua adalah pola tanam tumpangsari yaitu: P1:
100% cabai + 25% kubis bunga ; P2: 100% cabai + 50% kubis bunga ; P2: 100%
cabai + 75% kubis bunga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penggunaan
mulsa alang-alang 5 dan 10 cm dengan tumpangsari cabai 100% + kubis bunga 50%
dan 75% mampu menekan pertumbuhan gulma dan menghasilkan pertumbuhan tanaman
tertinggi. (2) Perlakuan ketebalan mulsa alang-alang 10 cm dan tumpangsari
cabai 100% + kubis bunga 50% menghasilkan produksi buah cabai dan kubis bunga
tertinggi.
Kata kunci:
cabai, gulma, kubis bunga, mulsa alang-alang, tumpangsari
Penulis: Hidayat
Pujisiswanto
Kode Jurnal: jppertaniandd110090