ISOLASI DAN UJI EFEKTIFITAS IN VITRO MIKROBA PELARUT FOSFAT ISOLAT AJIBARANG
Abstract: Kelarutan
P yang rendah dalam tanah dapat ditingkatkan antara lain dengan memanfaatkan
mikroba pelarut fosfat (MPF). MPF menghasilkan sejumlah asam organik (sitrat,
oksalat, glukonat, laktat dan fumarat) yang mampu melarutkan P. Penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan isolat MPF lokal yang unggul dalam melarutkan P
dari Batuan Fosfat (BF) deposit Ajibarang. Penelitian ini merupakan percobaan
faktor tunggal, yaitu MPF dengan 10 isolat bakteri dan 10 isolat fungi.
Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan.
Berdasarkan karakteristik kemampuan mengasamkan media tumbuh, laju tumbuh dan
daya melarutkan P (zone bening dan P terlarut) maka: a) isolat dari sumber akar
tanaman lebih unggul dibanding asal tanah sekitar perakaran, b) isolat dari
tanaman padi dan jagung lebih unggul disbanding dari tanaman lainnya dan c)
isolat kelompok bakteri lebih unggul dibanding kelompok fungi. MPF dengan daya larut
P dari BF tertinggi ialah isolat bakteri dari akar padi dan jagung dengan daya
larut 1,2 sampai 1,3 ppm P/hari.
Kata kunci:
mikroba pelarut fosfat, batuan fosfat, isolat Ajibarang
Penulis:
Tamad, Joko Maryanto
Kode Jurnal: jppertaniandd110089