PENGARUH PENGGUNAAN HIGH QUALITY FEED SUPPLEMENT TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN NUTRIEN SAPI PERAH AWAL LAKTASI

INTISARI: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan high quality feed supplement  (HQFS) pada ransum sapi perah awal laktasi terhadap konsumsi dan kecernaan nutrien. Dua belas ekor sapi perah Peranakan Friesian Holstein (PFH) milik Koperasi Warga Mulya, Sleman dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan terdiri dari empat ekor, yaitu kontrol (K), perlakuan substitusi (S), dan perlakuan  suplementasi/aditif (A). Ternak kelompok K hanya mendapatkan pakan dari  koperasi sedangkan S, selain mendapatkan pakan dari koperasi, juga mendapatkan pakan tambahan HQFS 300 g/hari/liter susu yang dihasilkan ternak, tetapi konsentrat Warga Mulya dikurangi sebesar pemberian HQFS. Kelompok A mendapatkan pakan dari koperasi dan HQFS 300 g/hari/liter susu. Variabel yang diamati adalah konsumsi dan kecernaan bahan kering (BK), protein kasar (PK), total digestible nutrients (TDN), bahan organik (BO), serat kasar (SK), lemak kasar (LK), dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Data yang diperoleh dianalisis variansi rancangan acak lengkap pola searah. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan (P<0,05) terhadap konsumsi BK, untuk K 14,32 kg, S 14,09 kg, dan A 17,44 kg, dan konsumsi PK, yaitu K 1,25 kg/ekor/hari, S 1,48, dan A 1,88 kg/ekor/hari. Konsumsi TDN (K:S:A) yaitu (6,59: 6,78: 6,94) kg dan kecernaan PK yaitu A (66,09%), S (59,77%), dan K (54,66%) dan kecernaan BETN yaitu A (75,30%), S (73,11%), dan K (70,69%) juga berbeda (P<0,05). Pemberian aditif HQFS pada sapi perah PFH awal laktasi memberikan pengaruh terhadap peningkatan konsumsi nutrien, kecernaan protein dan BETN. 
Kata kunci: High quality feed supplement, Sapi perah, Konsumsi, Kecernaan
Penulis: Andriyani Astuti, Ali Agus, dan Subur Priyono Sasmito Budhi
Kode Jurnal: jppeternakandd090024

Artikel Terkait :