Pengaruh Jenis Otot dan Lama Penyimpanan terhadap Kualitas Daging Sapi
Intisari: Penelitian ini
dilakukan di Laboratorium
Produksi Ternak Fakultas
Peternakan Universitas Jambi pada tahun 2008. Penelitian bertujuan untuk
mengetahui pengearuh jenis otot dan lama
penyimpanan terhadap kualitas
daging sapi. Rancangan
penelitian yang digunakan adalah
rancangan acak kelompok pola faktorial 2 X 4 dengan 3 ulangan sebagai kelompok. Perlakuan
yang dgunakan yaitu
faktor A (jenis
otot) yang terdiri
atas otot Longissimus dorsi (LD)
dan otot Bicepps Femoris (BF), dan factor B adalah lama penyimpanan yaitu P3 (3
hari), P6 (6 hari) P9 (9 hari) dan P12 (12 hari). Peubah yang diamti adalah
susut bobot, jumlah tetesan (drip) pH daging dan susut masak. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara jenis otot dengan lama
penyimpanan. Jenis otot tidak berpengaruh nyata
(P>0.05) terhadap susut
bobot, drip dan
pH. Lama penyimpanan
berpengaruh nyata (P<0.01) terhadap
susut bobot dan
jumlah drip, tetapi
tidak berpengaruh nyata
(P>0.05) terhadap pH dan
susut masak. Berdasarkan
uji Duncan, susut
bobot pada P12>P9>P3>P6. Untuk jumlah drip pada
perlakuan P12>P9=P3>P6. Kesimpulan penelitian ini bahwa jenis otot tidak
mempengaruhi kualitas daging, tetapi lama penyimpanan dapat mempengaruhi
kualitas daging yaitu pada susut bobot dan jumlah tetesan (drip). Lama
penyimpanan (P6) mempunyai kualitas daging yang baik.
Kata Kunci: Lama Penyimpanan,
Jenis Otot Kualitas Daging
Penulis: Syafrida Rahim
Kode Jurnal: jppeternakandd090065