Pengaruh Jenis Hijauan Pakan dan Lama Penyimpanan Terhadap Sifat Fisik Wafer

Intisari: Potensi  limbah  jagung  untuk  makanan  ternak  di  Indonesia  sangat  besar,  akan  tetapi pemanfaatan  limbah  tanaman  jagung  belum  maksimal,  dikarenakan  limbah-limbah  tersebut cepat  rusak  setelah  dipanen,  bersifat  bulky  (voluminous),  dan  musiman.  Salah  satu  cara  untuk mengatasi  hal  tersebut  adalah  pembuatan  wafer  hijauan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  pengaruh  jenis  hijauan  pakan  yang  berbeda  dan  lama  penyimpanan  serta interaksinya terhadap sifat fisik wafer. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini  adalah  Rancangan  Acak  Lengkap  Faktorial  (RAL)  dengan  2  perlakuan  dan  4  ulangan. Faktor  A  adalah  hijauan  penyusun  wafer  (A1=  100  rumput  lapang;  A2=  100  jerami  jagung;  A3=  100%  klobot  jagung;  A4=  50%  rumput  lapang  +  50%  jerami  jagung;  A5=  50%  rumput lapang + 50% klobot jagung; A6=  50% jerami jagung + 50% klobot jagung) dan factor B adalah lama  penyimpanan  (0,  2,  4  minggu).  Peubah  yang  diukur  adalah  kadar  air,  aktivitas  air, kerapatan  wafer.  Pengaruh  jenis  hijauan  berbeda  sangat  nyata  (P<0,01)  terhadap  kadar  air, aktivitas  air  dan  kerapatan  wafer.  Pengaruh  lama  penyimpanan  sangat  nyata  (P<0,01) meningkatkan  kadar  air,  aktivitas  air  dan  menurunkan  kerapatan  wafer.  Terdapat  interaksi yang sangat nyata (P<0,01) antara jenis hijauan dan lama penyimpanan pada peubah kadar air, kerapatan dan aktivitas air wafer.
Kata kunci: limbah sayuran, palatabilitas, sifat fisik dan wafer
Penulis: Yuli Retnani, Suhail Basymeleh, Lidy Herawati
Kode Jurnal: jppeternakandd090041

Artikel Terkait :