PENGARUH FILTRAT CENDAWAN Aspergillus sp. DAN Fusarium sp. TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN PERTUMBUHAN BIBIT SENGON (Paraserianthes falcataria)
ABSTRAK: Cendawan merupakan salah
satu penyebab utama dari kerusakan benih. Cendawan dapat berupa patogen atau
saprofit di antaranya adalah cendawan Aspergillus sp. dan Fusarium sp. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh filtrat cendawan
Aspergillus sp dan Fusarium sp terhadap viabilitas benih dan pertumbuhan bibit
sengon (Paraserianthes falcataria). Rancangan percobaan yang digunakan yaitu
Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan : kontrol, filtrat Aspergillus
sp, dan filtrat Fusarium sp. Setiap perlakuan diulang 4 kali. Parameter yang
diukur meliputi daya berkecambah, persen hidup bibit, tinggi, diameter,
biomassa, nisbah pucuk akar (NPA), dan indeks mutu bibit (IMB). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan filtrat cendawan Aspergillus sp dan
Fusarium sp dapat memengaruhi daya berkecambah benih, persen hidup, tinggi,
diameter, NPA, IMB, dan biomasa bibit sengon. Filtrat cendawan Aspergillus sp
dan Fusarium sp dapat menyebabkan menurunnya viabilitas benih dan vigor bibit
sengon.
Kata kunci: Sengon (Paraserianthes
falcataria), benih, bibit, cendawan, Aspergillus sp, Fusarium sp
Penulis: Naning Yuniarti, Tati
Suharti, dan Yulianti Bramasto
Kode Jurnal: jpkehutanandd130008