PENDUGAAN KANDUNGAN BETA KAROTEN IKAN LOMPA (Thryssa baelama) DI PERAIRAN PANTAI APUI, MALUKU TENGAH
Abstract: Perairan Pantai Apui
merupakan salah satu habitat ikan Lompa (Thryssa baelama) di Maluku Tengah dari
area penyebaran di seluruh dunia. Ikan Lompa berpotensi menjadi makanan
fungsional sebagai sumber beta karoten. Penelitian ini bertujuan menduga
potensi beta karoten ikan Lompa di Perairan Pantai Apui dengan pendekatan
dinamika populasi berdasarkan Virtual Population Analysis. Penelitian dilakukan
dengan cara menghitung parameter dinamika populasi ikan Lompa beserta dengan
biomasa. Hasil penelitian menunjukkan dugaan panjang asimtotik (L∞) sebesar
14,63 cm, koefisien pertumbuhan (K) sebesar 0,4/tahun, mortalitas alami (M)
sebesar 0,9494/tahun, mortalitas penangkapan (F) sebesar 0,4066/tahun. Kondisi
stok ikan masih di bawah tangkap lebih (E = 0,30) dengan potensi biomasa
sebesar 62,10 ton/tahun dan hasil panen 6,63 ton/tahun. Kandungan beta karoten
sebesar 0,22 μg/g berat basah dengan potensi beta karoten berdasarkan biomasa
sebesar 13,67 kg/tahun dan hasil panen sebesar 1,46 kg/tahun. Perkiraan
rata-rata kontribusi kebutuhan vitamin A ikan Lompa hanya dari beta karoten
untuk penduduk Apui masing-masing untuk anak usia 1–3 tahun, anak usia 4–5
tahun, ibu mengandung, dan ibu menyusui adalah 28,4%; 25,3%; 14,2%; 8,7% per
tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan Lompa di Perairan Pantai Apui
memiliki potensi kandungan beta karoten yang dapat berkontribusi untuk memenuhi
kebutuhan vitamin A bagi penduduk Apui,
sehingga ia dapat menjadi makanan fungsional untuk kesehatan.
Keywords: beta karoten,
dinamika populasi, makanan fungsional, Thryssa baelama
Penulis: Meillisa C. Mainassy,
Jacob L.A. Uktolseja, Martanto Martosupono
Kode Jurnal: jpperikanandd110049