PENAMBAHAN BERBAGAI ARAS SELENIUM UNTUK MENURUNKAN MERKURI DALAM RUMPUT YANG DITANAM PADA TANAH DI SEKITAR PABRIK TEKSTIL

INTISARI: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Selenium (Se) dalam absorbsi Hg oleh rumput yang ditanam pada tanah tercemar Hg dan untuk mengetahui konsentrasi Se yang paling optimal dalam menurunkan absorbsi Hg oleh rumput yang ditanam pada tanah tercemar. Dua jenis rumput yang digunakan adalah  Panicum muticum dan  Pennisetum purpureum, dan 4 aras penambahan Se yaitu 0, 1, 2, dan 3 ppm, dengan 5 ulangan pada masing-masing perlakuan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial 2 jenis rumput dan x 4 aras penambahan Se. Analisis yang dilakukan meliputi analisis tanah dan analisis hijauan. Analisis tanah yang dilakukan adalah analisis tanah yang meliputi N total dengan metode Kjeldahl, P tersedia dengan metode Bray II, K tertukar dengan K terlarut dalam air, pH, Hg, dan Se dengan metode AAS. Hasil penelitian menunjukkan dengan perlakuan aras Se, spesies rumput dan interaksinya memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar Hg tanah, Se hijauan, dan kadar protein kasar hijauan. Kandungan Hg hijauan dipengaruhi secara nyata (P<0,05) oleh penambahan aras Se, dipengaruhi secara sangat nyata (P<0,01) oleh spesies rumput tetapi tidak dipengaruhi oleh interaksi antara keduanya. Kadar Se tanah tidak dipengaruhi secara nyata (P<0,01) penambahan aras Se dan hanya dipengaruhi oleh spesies rumput dan interaksi antara spesies rumput dan penambahan aras Se. Kandungan Hg pada tanah (12,45 ppb) menurun setelah ditanami Panicum muticum (3,599 ppb) dan berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan kandungan Hg tanah yang ditanami  Pennisetum purpureum (0,52 ppb). Kandungan Hg hijauan tidak terdeteksi. Kandungan Se tanah (1,32 ppm) meningkat setelah ditanami Panicum muticum (1,395 ppm) dan berbeda sangat nyata (P<0,01) dengan kandungan Se tanah yang ditanami Pennisetum purpureum (1,585 ppm) begitu juga dengan kandungan Se hijauan. Kandungan protein kasar hijauan tertinggi terdapat pada aras Se 2 ppm untuk Panicum muticum 6,55% dan Pennisetum purpureum 6,88%. Disimpulkan bahwa penambahan berbagai aras Se tidak mempengaruhi keberadaan Hg tanah tetapi  mengurangi absorbsi Hg oleh rumput yang ditanam pada tanah tercemar dan penambahan Se dengan konsentrasi 2 ppm yang optimal, memberikan kualitas hijauan terbaik dengan kandungan Hg hijauan rendah (tidak terdeteksi), kandungan Se hijauan paling rendah (3,25 ppm), dan mempunyai kandungan  protein kasar tertinggi (6,72%).
Kata kunci: Selenium, Merkuri, Panicum muticum, Pennisetum purpureum
Penulis: Ahimsa Kandi Sariri, R. Djoko Soetrisno, dan Subur Priyono Sasmito Budhi
Kode Jurnal: jppeternakandd100025

Artikel Terkait :