PEMBUATAN LABEL/FILM INDIKATOR WARNA DENGAN PEWARNA ALAMI DAN SINTETIS

ABSTRACT: Pengembangan  film/label  indikator  warna  makin  diperlukan  untuk  menjamin  keamanan  pangan  dengan metode yang cepat dalam rangka  mengevaluasi historical real-time kesegaran produk. Tujuan penelitian ini  adalah  merancang  pembuatan  label/film  indikator  warna  dengan  bahan  pewarna  alami  dan  sintetik. Pada  penelitian  ini  label/film  indikator  dibuat  dari  kitosan  dangan  bahan  pewarna  alami  dari  ekstrak bunga rosela, buah bit dan daun bayam merah. Selanjutnya label indikator ini akan dibandingkan dengan label  berbahan  pewarna  sintetik.  Kinerja  label  diujikan  dengan  melihat  perubahan  warna  film  selama penyimpanan  yang  dilihat  secera  visual.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pewarna  alami  sangat sensitif  terhadap  suhu,  sehingga  tidak  sesuai  jika  dalam  pembuatan  film  melibatkan  proses  yang menggunakan asam dan suhu tinggi.  Secara umum pembuatan  film kitosan  biasanya  menggunakan suhu 70oC untuk melarutkan dan menghomogenkan tepung kitosan. Pewarna alami juga sensitif terhadap asam. Pewarna  sintetik  memberikan  warna  yang  konstan  pada  film.  Perubahan  warna  film  indikator  dengan pewarna  sintetik  dapat  terjadi  karena  perubahan  pH.  Oleh  karena  itu,  film/label  ini  sangat  sesuai  untuk diaplikasikan pada produk-produk  yang  mengalami penurunan pH  jika produk tersebut ditengarai  rusak, seperti buah-buahan dan produk pangan berbasis susu. 
Kata kunci: Film/label, indikator warna, kitosan, pewarna alami, pewarna sintetik
Penulis: Endang Warsiki dan Citra Dewi Wahyono Putri
Kode Jurnal: jppertaniandd120052

Artikel Terkait :