PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROYEK GADUHAN SAPI POTONG DI KECAMATAN OBA TENGAH DAN OBA UTARA, TIDORE KEPULAUAN, MALUKU UTARA
INTISARI: Untuk mengevaluasi
finansial Proyek Sistem Gaduhan Sapi Potong di Kecamatan Oba Tengah dan Oba
Utara, Tidore Kepulauan, Maluku Utara, survei dilakukan pada 30 responden
secara purposive sampling menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan
kriteria benefit/cost ratio (BCR), net present value (NPV), internal rate of return (IRR) dan net farm income dari masing-masing peternak
dengan mempertimbangkan sebelum dan sesudah mengikuti proyek. Menggunakan
tingkat bunga 12% dalam 4 tahun, bila peternak tidak mengikuti proyek, NPV
senilai Rp. 17.185.232 sedangkan bila
mengikuti proyek, NPV senilai Rp. 25.492.426, hal ini berarti ada kenaikan
pendapatan sebesar 67,41% dan peningkatan tenaga kerja sebesar 5,34%. Rata-rata
pendapatan pertahun berdasarkan proyek
sistem gaduhan sapi potong sebesar Rp. 3.611.250 yang merupakan bagian dari
pendapatan tenaga kerja keluarga, pendapatan investasi keluarga dan pendapatan
manajemen keluarga. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa proyek sistem gaduhan sapi
potong adalah sarana yang efektif untuk pemberdayaan masyarakat dalam aspek
peningkatan pendapatan, tenaga kerja dan peningkatan populasi sapi potong.
Kata kunci: Pemberdayaan,
Gaduhan sapi potong, Pendapatan
Penulis: Supriyanti Djaelani,
Rini Widiati, dan Krishna Agung Santosa
Kode Jurnal: jppeternakandd090033