Kualitas Media Pemeliharaan Larva Lola Merah dan Kima Sisik Hasil Filtrasi Bertingkat di Hatchery

Abstract: Telah dilakukan studi kualitas media pemeliharaan larva lola merah dan kima sisik. Pengambilan sampel air dilakukan pada 4 stasiun yaknh A (sumber air laut); B: penyaringan I (ijuk); C (filter bagganda WA dan I 'A); dan D (airdalam bak budidaya). Pemeriksaan mikrobiologis meliputi uji kuantitatif (SPC dan MPN) dan kuaiitatif (makroskopi, mikroskopis dan uji biokimia). Hasil analisis SPC menunjukkan total bakteri pada stasiun A, B, C dan D (5.0 x 107; 1.8 x 10s; 8.0 x 10* dan 8.6 x 105 bakteri/ml), sedangkan MPN: 11 x 102; 4.3 x 10'; 0.73 x 10' dan 11 x 102 bakteri/ml). Hasil pengamatan morfologi koloni bakteri pada stasiun A, teridentifikasi 6 isolat (A 1, AZ, A3, A4, A5, dan A6), Stasiun B,C dan D masing-masing ada 4 isolat Isolat A1, AZ, A3, A4, Bl, BZ, Cl, CZ, DI dan DZ bersifatgram positif, sedangkan A5, A6, B3,B4, C3, C4, D3 dan D4 bersifatgram negatif. Isolat Al, AZ, A4, Bl, BZ, Cl, CZ, Dl dan DZ membentuk spora, sementara A3, A5, A6, B3, B4, C3, C4, D3 dan D4 tidak membentuk spora. Isolat yang teridentifikasi memiliki kesamaan sifat dengan bakteri genera Escherichia, Bacillus, Micrococcus, Pseudomonas dan Streptomyces. Sistem filtrasi air laut masih layak.
Kata kunci: bakteri laut, Trochus niloticus L, Tridacna squamosa
Penulis: Magdalena Litaay, Risco B. Gobel, As'adi Abdullah, Serii Lejab
Kode Jurnal: jpperikanandd070056

Artikel Terkait :