KUALITAS EGGURT KERING DENGAN BAHAN DASAR SUSU DAN BERBAGAI MACAM BIJI-BIJIAN

INTISARI: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  sifat  kimia,  sensoris,  dan  mikrobiologis  produk  olahan  eggurt  yang ditambah tepung biji-bijian. Penambahan tepung biji-bijian dimaksudkan untuk meningkatkan sifat kimia dan sensoris, serta  untuk  mempertahankan  viabilitas  bakteri  asam  laktat  (BAL)  pada  saat  pengeringan.  Biji-bijian yang digunakan yaitu wijen, kacang hijau, dan kedelai hitam. Eggurt dipersiapkan dengan  memfermentasi  susu  dan  putih  telur menggunakan  5%  bakteri  Lactobacillus  bulgaricus  dan  Streptococcus  thermophillus  (1:1)  dan  diinkubasi  pada  suhu 42°C sampai membentuk curd atau pH mencapai 4,5. Pasteurisasi susu dan putih telur dilakukan secara terpisah. Susu dipasteurisasi  pada  suhu  85°C  selama  30  menit,  sedangkan  putih  telur  dipasteurisasi  pada  suhu  63°C  selama  5  menit. Eggurt  kering  dibuat  dengan  mencampur  eggurt  dengan  biji-bijian  yang  disangrai  dan  digiling  dengan  perbandingan 2:1. Setelah eggurt dan biji-bijian dicampur, kemudian dikeringkan pada suhu 50°C selama 16 jam diikuti uji kualitas kimia,  sensoris,  dan  mikrobiologis.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  eggurt-wijen  memiliki  skor  tekstur  47,50, daya terima 43,06, dan total bakteri asam laktat 5,67 log CFU/g yang paling tinggi dibanding eggurt-kedelai hitam dan eggurt-kacang  hijau,  sedangkan  tingkat  keasaman  43,85,  kadar  lemak  9,13%  dan  protein  33,06%  yang  paling  tinggi adalah  eggurt-kedelai  hitam  (P<0,01).  Tidak  terdapat  perbedaan  diantara  perlakuan  untuk  tingkat  kemanisan,  kadar laktosa,  pH,  dan  derajat  keasaman.  Hasil  penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  eggurt-wijen  memiliki  kualitas  sensoris dan mikrobiologis yang paling tinggi, sedangkan kualitas kimia yang paling tinggi diperoleh dari eggurt-kedelai hitam. 
Kata kunci: Kualitas, Eggurt kering, Susu, Wijen, Kacang hijau, Kedelai hitam
Penulis: Indratiningsih, Nurliyani, Rihastuti, Endang Wahyuni,dan Widodo
Kode Jurnal: jppeternakandd110069

Artikel Terkait :