KINERJA TEKNIS DAN BIAYA PEMBANGKIT LISTRIK MIKROHIDRO [TECHNICAL AND COST PERFORMANCE OF MICROHYDRO POWER PLANT]

ABSTRAK: Peningkatan  konsumsi  listrik  di  satu  sisi  dan  menipisnya  sumber  bahan  bakar  fosil  di  sisi  lain  telah memicu  Indonesia  untuk  mendukung  pengembangan  pembangkit  listrik  berbasis  energi  terbarukan, termasuk pembangkit listrik berbasis mikrohidro.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kinerja  teknis  dan  biaya  pembangkit  listrik  tenaga  mikrohidro.  Pengamatan  dilakukan  pada  empat pembangkit  listrik  mikrohidro  yang  terletak  di  Desa  Bogorejo,  Kecamatan  Gedong  Tataan,  Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Pembangkit listrik ini dikembangkan dan dikelola sendiri oleh masyarakat. Parameter yang akan diukur dan diamati meliputi tinggi air jatuh (head), tegangan dan arus listrik yang dihasilkan dari generator, jumlah keluarga yang dilayani oleh pembangkit, dan harga listrik yang harus dibayar oleh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa output daya pembangkit adalah berkisar 314-1805  W  dengan  2  sampai  20  keluarga  yang  dilayani  untuk  setiap  unit.  Penelitian  ini  juga menunjukkan bahwa daya output berkaitan dengan kombinasi faktor tinggi head, diameter pangkal pipa penstock, dan invers dari ukuran pulley generator. Daya output juga berhubungan secara linier terhadap biaya instalasi. Dengan biaya instalasi 8-40 juta rupiah per unit, harga energi listrik berada di kisaran 633-973 rupiah per kWh. Disimpulkan bahwa mikrohidro milik Rohman, dengan daya output 1805 W dan harga energi Rp.633/kWh, adalah yang terbaik dibandingkan dengan yang lain.
Kata Kunci: mikrohidro, kinerja, harga energi, daya
Penulis: Agus Haryanto, M. Inu Fauzan, dan Budianto Lanya
Kode Jurnal: jppertaniandd130082

Artikel Terkait :