KARAKTERISTIK PERUBAHAN PROTEIN BIJI MELINJO (GNETUM GNEMON) PADA AWAL PERKECAMBAHAN
Abstract: Protein merupakan
salah satu makromolekul dalam biji yang berperan penting pada proses
perkecambahan. Protein yang tersimpan pada biji dihidrolisis menjadi asam amino
yang kemudian digunakan dalam proses translasi untuk menginterpretasi suatu
pesan genetik dan membentuk protein dalam proses awal perkecambahan. Awal
perkecambahan adalah tahapan pertama dari proses perkecambahan dimana perubahan
biokimia telah banyak terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui
karakteristik perubahan kandungan protein terlarut dan pola protein biji
tanaman melinjo pada awal perkecambahan. Penelitian ini menggunakan 2 varietas
biji melinjo yaitu varietas Gentong dan Kerikil dengan tiga tahap perlakuan
yaitu biji awal, biji setelah perlakuan stratifikasi hangat selama 3 minggu dan
biji setelah 1 bulan semai. Sampel biji melinjo diekstrak untuk menentukan
kandungan protein terlarut dan pola protein menggunakan 15% SDS-PAGE. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein terlarut mengalami perubahan
yang berbeda pada setiap tahap perlakuan. Analisa pola protein menunjukkan
adanya 2 jenis pita protein yang mengalami perubahan pada awal perkecambahan
yaitu protein dengan berat molekul 66 kDa dan 14 kDa.
Kata Kunci: Biji Melinjo; Awal
Perkecambahan; Protein; SDS-PAGE
Kode Jurnal: jppertaniandd130130