KARAKTERISTIK KATEGORI ADOPTER DALAM ADOPSI INOVASI FEED ADDITIVE HERBAL UNTUK AYAM PEDAGING
INTISARI: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik peternak terhadap kecenderungan
perbedaan kategori adopter, serta
menganalisis pengaruh persepsi peternak pada karakteristik inovasi terhadap
kecenderungan perbedaan kategori adopter inovasi feed additive herbal untuk ayam pedaging.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2008, pada
peternakan ayam pedaging di wilayah Kabupaten Karanganyar, Sragen, dan Boyolali
dengan metode dasar penelitian deskriptif analisis. Responden penelitian
sebanyak 34 peternak dipilih dengan metode purposive convenience sampling. Data
yang telah diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis
Mann-Whitney, dan analisis regresi binomial logistik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik peternak pada kategori adopter cepat dan lambat, yaitu pada variabel
umur (P≤0,01), tingkat pendidikan formal (P≤0,01), tingkat kosmopolitan
(P≤0,01), dan variabel pengalaman beternak (P≤0,05). Hasil uji regresi binomial
logistik menunjukkan variabel umur dan tingkat pendidikan formal merupakan
faktor karakteristik peternak yang mempengaruhi perbedaan kategori adopter secara signifikan (P≤0,05), sedangkan
variabel karakteristik inovasi yang terdiri dari variabel keuntungan relatif,
kompleksitas, dan observabilitas berpengaruh secara signifikan (P≤0,05) pada perbedaan
kategori adopter. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kategori adopter cepat
memiliki karakteristik berupa umur yang muda, tingkat pendidikan formal tinggi,
pengalaman beternak yang lama, serta memiliki tingkat keaktifan dalam mencari
informasi yang tinggi pula. Peternak yang masuk kategori adopter cepat memiliki
persepsi yang tinggi terhadap karakteristik inovasi keuntungan relatif dan
observabilitas serta memiliki persepsi yang rendah terhadap karakteristik
inovasi kompleksitas.
Kata kunci: Kategori adopter, Adopsi, Feed additive
herbal
Penulis: Ayu Intan Sari, Suci
Paramitasari Syahlani, dan F. Trisakti Haryadi
Kode Jurnal: jppeternakandd090021