Kandungan Asam Lemak Omega-3 (Asam Linolenat) pada Kerang Totok Polymesoda erosa yang diberiPakan Tetraselmis chuii dan Skeletonemacostatum
Abstract: Percobaan ini
dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang pengaruh pemberian pakan alami
Tetraselmischuii dan Skeletonema costatum terhadap kandungan asam lemak omega-3
(asam linolenat) pada kerang Totok Pofymesoda erosa. Kerang Totok yang
digunakan berukuran 5-6 cm berasal dari perairan P. Gombol, Segara Anakan,
Cilacap. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama
adalah pakan alami (A) dengan 3 perlakuan yaitu T. chuii dengan konsentrasi 45x
Iff sel/ml(Al); S. costatum dengan konsentrasi 45 x Iff sel/ml (AZ); dan
kombinasi dari kedua pakan tersebut dengan konsentrasi 22.5 x iff sel/ml T.
chuii: 22.5 x Iff sel/ml S. costatum (A3). Faktor kedua yaitu periode waktu
sampling (T) terdiri dari 2, 4, 6, dan 8 hari. Metode Gas Liquid Chromatography
(GLC) digunakan untuk menentukan kandungan asam lemak omega-3. Semua datayang
diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Anova dua jalur dengan SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa, jenis pakan alami berpengaruh nyata terhadap
kandungan asam lemak omega-3 (asam linolenat) (Ftest= 5.409; p= 0.012).
Sedangkan waktu periode sampling tidak berpengaruh nyata terhadap kandungan
asam lemak linolenat pada kerang Totok P. erosa (F test= 0.795 ; p= 0.509).
Perlakuan pakan alami dan waktu periode sampling memberikan pengaruh secara
bersama terhadap kandungan asam lemak linolenat kerang Totok P. erosa (F test=
3.535; p= 0.012). Disimpulkan bahwa kualitas pakan, sifat dan komponen dinding
sel penyusun kedua pakan alami tersebut diduga berpengaruh terhadap kandungan
asam lemak linolenat pada kerang Totok P. erosa.
Kata kunci: Kerang Totok
Pofymesoda erosa, Tetraselmis chuii, Skeletonema costatum. Asam lemak linolenat
Penulis: Endang Supriyantini,
Ita Widowati, Ambariyanto
Kode Jurnal: jpperikanandd070065