KAJIAN REKLAMASI LAHAN BEKAS PENAMBANGAN BATU DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK DAN MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (i) kehandalan model reklamasi lahan bekas penambangan batu dengan penggunaan akhir menjadi lahan pertanian dan (ii) manfaat pupuk organik dan mikoriza serta interaksi keduanya terhadap pH dan redoks tanah, pertumbuhan dan produksi jagung, serta kandungan hara N dan P pada daun setelah lahan direklamasi. Tanaman indikator yang digunakan adalah jagung karena memilki daya adaptasi yang tinggi. Kombinasi perlakuan yang dicoba terdiri atas 4 taraf pupuk organik yakni: 0; 5; 10; 20 ton/ha dan 3 taraf mikoriza yaitu: 0; 7,5; 15 g/tanaman. Percobaan disusun secara faktorial berdasarkan rancangan acak kelompok lengkap, diulang tiga kali. Data dianalisis dengan uji F dan yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) model reklamasi lahan mampu menopang pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pada lahan bekas penambangan batu yang direklamasi, (ii) pupuk organik secara mandiri pada dosis 10 ton/ha mampu meningkatkan pH tanah, tinggi dan diameter batang jagung, namun menurunkan redoks tanah pada lahan bekas penambangan batu yang direklamasi, (iii) mikoriza secara mandiri tidak berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan, dan (iv) pemberian pupuk organik efisien pada 10 ton/ha tanpa mikoriza, yaitu  pertumbuhan (kecuali bobot basah dan kering akar)  dan produksi  tanaman jagung pada lahan bekas penambangan batu yang direklamasi. Kemampuan teknologi sangat penting guna mendukung reklamasi lahan rusak untuk berperan mendukung program reduksi pemanasan global melalui sekuestrasi karbon CO2 (produksi biomassa) pada lahan kering rusak.
Kata kunci: reklamasi lahan, pupuk organik, mikoriza, jagung
Penulis: Purwandaru Widyasunu, Slamet Atmodjo, Muhammad Ardiansyah
Kode Jurnal: jppertaniandd100114

Artikel Terkait :