ADAPTASI KLON-KLON BAWANG MERAH (Allium ascallonicum L) PADA MUSIM PENGHUJAN
Abstract: Adaptasi
klon-klon Bawang Merah (Allium azcollonicum L) pada musim penghujan. Penelitian
dilakukan di lahan sawah di Desa Ngroco. Kec. Rejaso kabupaten Nganjuk – Jawa
Timur dengan ketinggian 380 m dpl, dimulai sejak bulan April s/d Mei 2006.
Tujuan penelitian adalah untuk memilih beberapa klon yang mampu beradaptasi dan
berproduksi tinggi pada musim penghujan. Rancangan percobaan yang di gunakan
adalah Rancangan Acak kelompok masing-masing perlakuan diulang 3 kali,
klon-klon yang di coba terdiri dari : klon 1, klon 2, klon 3, klon 4, klon 5,
klon 6, klon 7, klon 8, klon 9, Bima Brebes, Bauji, dan Philipina. Hasil
penelitian menunjukan klon 5 mampu menghasilkan produksi paling tinggi di musim
penghujan dengan produksi 21,70 ton/Ha dengan jumlah anakan rata-rata8, kedua
di ikuti oleh klon 1 dengan produksi 19,5 ton/Ha dengan jumlah anakan rata-rata
6 dan klon no. 9 mempunyai diameter umbi rata-rata paling besar 2,57 cm.
Kata kunci:
Allium ascallonicum L, skreening, klon, adaptasi
Penulis: Sartono
Putrasamedja
Kode Jurnal: jppertaniandd100115