KAJIAN DAYA DUKUNG LINGKUNGAN KAWASAN PERTAMBAKAN DI PANTURA KABUPATEN GRESIK JAWA TIMUR
ABSTRAK: Penelitian ini
dilakukan untuk mengkaji daya dukung lingkungan kawasan pertambakan di Gresik
Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pengumpulan data
sekunder dari berbagai hasil penelitian lain maupun hasil laporan instansi
terkait. Penelitian ini menggunakan tiga pendekatan analisis daya dukung
lingkungan, yaitu: analisis regresi, metode kuantitatif ketersediaan air di
perairan, dan metode pembobotan yang diambil dari kelas kesesuaian lahan. Hasil
kajian memperlihatkan bahwa pemanfaatan lahan pesisir untuk pertambakan di
daerah studi sudah melampaui daya dukung lingkungannya. Fenomena ini terlihat
dari produksi tambak maksimum 12 134.4 ton pada saat luas lahannya 10 943.5 ha
pada tahun 1999. Dengan pendekatan pertama, analisis regresi, luas lahan yang
dapat didukung untuk budidaya tambak tradisional sebesar 9 378.89 ha.
Pendekatan kedua dengan metode kuantitatif menghasilkan luas lahan yang dapat
didukung untuk budidaya tradisional, semi-intensif dan intensif berturut-turut
9 413.49 ha, 1 647.36 ha dan 941.35 ha. Pendekatan terakhir menghasilkan luas
area yang dapat didukung untuk kegiatan budidaya bandeng (Chanos chanos)
sebesar 9 882.89 ha dan budidaya udang secara tradisional sebesar 9 457.28 ha.
Hasil penilaian daya dukung lingkungan pertambakan dengan tiga pendekatan
tersebut saling mendukung dan melengkapi dalam proses penentuan batas
pengembangan maupun pengelolaan kawasan pertambakan di daerah studi secara
berkelanjutan.
Kata kunci: kawasan
pertambakan, kesesuaian lahan, daya dukung lingkungan
Penulis: V. D. Prasita,
Bambang Widigdo, S. Hardjowigeno, S. Budiharsono
Kode Jurnal: jpperikanandd080015