IDENTIFIKASI TAHAPAN DAN FAKTOR-FAKTOR SOSIAL PEMBANGUNAN HUTAN RAKYAT DI SEKITAR KAWASAN HUTAN LINDUNG
ABSTRAK: Pembangunan hutan
rakyat diduga memiliki dampak yang baik terhadap keamanan hutan lindung. Pendiriannya
mampu meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola lahan terdegradasi,
terutama pada lahan-lahan milik di sekitar hutan lindung, sehingga gangguan terhadap
hutan berkurang. Penelitian dilakukan di Desa Sajang, Kabupaten Lombok Timur
dan di Dusun Bentek, Kabupaten Lombok Utara. Faktor-faktor sosial yang
dikumpulkan, meliputi: pendidikan petani, kepemilikan hutan rakyat dan persepsi
petani terhadap hutan lindung, kelembagaan lokal serta karakteristik
pengelolaan hutan lindung. Wawancara dilakukan terhadap 50 responden untuk
masing-masing lokasi. Analisa data dilakukan melalui uji korelasi, seleksi
faktor dan uji regresi. Pada tingkat kepercayaan 95%, terpilih empat faktor
terkait dengan dimilikinya hutan rakyat oleh petani, yaitu: umur petani, tujuan
institusi lokal, tekanan terhadap institusi lokal dan pengetahuan petani
tentang manfaat hutan lindung. Berdasarkan keempat faktor tersebut diketahui
bahwa perubahan aktivitas masyarakat lokal dari menggantungkan hidupnya
terhadap sumber daya hutan menuju terbangunnya hutan rakyat terjadi secara
bertahap dalam waktu yang cukup lama, namun dapat dipercepat oleh meningkatan
kemandirian institusi lokal dan oleh upaya-upaya peningkatan pemahaman petani terhadap
manfaat hutan lindung.
Kata Kunci: Hutan rakyat,
hutan lindung, faktor-faktor social
Penulis: Cecep Handoko, C.
Yudilastiantoro, Agus Sukito
Kode Jurnal: jpkehutanandd120017