EVALUASI ADAPTASI GENOTIP PADI SAWAH DATARAN TINGGI DAN UJI PAKET PEMUPUKAN DI DATARAN TINGGI BANJARNEGARA DAN WONOSOBO

Abstract: Salah satu faktor pembatas produksi padi sawah dataran tinggi adalah kondisi agroklimat spesifik meliputi suhu rendah, curah hujan relatif tinggi, ketersediaan air tanah yang rendah, fotoperiodisasi panjang dan kelembaban udara yang tinggi. Oleh karenanya perakitan padi sawah di dataran tinggi diarahkan pada terbentuknya tanaman padi toleran suhu rendah, efisien dalam pemanfaatan air dan cahaya matahari, tahan kelembaban tinggi serta tahan hama-penyakit sehingga mampu menghasilkan dalam waktu singkat (umur genjah) dan memiliki potensi hasil tinggi. Permasalahan lain yang dihadapi pada budidaya padi sawah dataran tinggi adalah tingkat kesuburan kimia tanah yang rendah dan tingkat kemasaman tanah yang tinggi. Kajian tentang adaptasi galur/varietas serta  teknologi pemupukan yang optimal bagi daya hasil da kegenjahan varietas padi di dataran tinggi perlu dilakukan.  Tujuan penelitian ini adalah 1) melakukan evaluasi adaptasi galur-galur dan varietas padi sawah dataran tinggi berdasarkan keragaan awal fase vegetatif; 2) melakukan kajian adaptasi varietas dan galur-galur padi sawah dataran tinggi berdasarkan keragaannya di dataran tinggi Banjarnegara dan Wonosobo; dan 3) mengidentifikasi ketersediaan hara dan tingkat pemupukan yang optimum bagi pertumbuhan dan hasil varietas dan galur-galur padi sawah dataran tinggi di Banjarnegara dan Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : a) terdapat galur-galur adaptif dataran tinggi berdasarkan keragaan awal fase vegetatif, diantaranya IR 77298-12-7-25-7, IR 77298-12-7-17-25, b) belum diperoleh hasil evaluasi adaptasi galur-galur berdasarkan keragaannya di dataran tinggi Banjarnegara dan Wonosobo  c) tidak ada perbedaan antar paket pemupukan yang dicoba terhadap pertumbuhan vegetatif varietas-varietas yang dicoba.
Kata kunci: genotip padi sawah, dataran tinggi, Wonosobo, Banjarnegara, pupuk
Penulis: Dyah Susanti, Agus Riyanto, Teguh Widiatmoko
Kode Jurnal: jppertaniandd100104

Artikel Terkait :