ESTIMASI OUTPUT BABI DI KABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI
ABSTRACT: Tujuan penelitian
ini adalah untuk membuat estimasi output pada babi Bali dan babi Landrace di
Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan di lima kecamatan di Kabupaten
Tabanan dengan mengambil 150 peternak. Data yang diambil adalah identitas
peternak, komposisi, dan reproduksi ternak babi Bali dan babi Landrace.
Estimasi output dihitung dengan cara pendekatan teori pemuliaan. Hasil dari
penelitian ini diketahui bahwa nilai natural increase babi Bali dan babi
Landrace sebesar 60,93 dan 116,38%. Nilai net replacement rate jantan dan
betina babi Bali dan jantan dan betina babi Landrace sebesar 7.664,29 dan
1.844,05% serta 15.033,33 dan 1.386,47%. Nilai output pada babi Bali jantan dan
betina sebesar 30,78 dan 23,58% atau 360 dan 114 ekor serta jantan dan betina
pada babi Landrace sebesar 45,57 dan 70,49% atau 6.722 dan 10.009 ekor.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah estimasi output pada babi Bali jantan
(30,78%) lebih besar daripada babi Bali betina (23,58%), sedangkan pada estimasi
output babi Landrace jantan (45,57%) lebih kecil daripada babi Landrace betina
(70,49%).
Kata kunci: Estimasi output,
Babi Bali, Babi Landrace
Penulis: Bayu Dewantoro Putro
Soewandi, Sumadi, Tety Hartatik
Kode Jurnal: jppeternakandd130052