Causative Agent Vibriosis dari Kerapu Bebebk (Cromileptis altivelis ) : 2. Kakarkterisasi secara Molekuler Berbasis 16 S rDNA

Abstract: Ikan Kerapu Bebek (Cromileptis altivelis) sakit diperoleh dari keramba jaring apung di Karimunjawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji causative agent utama vibriosis pada ikan kerapu bebek  (C. altivelis) dari  karamba jaring apung di perairan Karimun Jawa.  Sebanyak tujuh isolat vibrio diisolasi dari bagian luka maupun ginjal kerapu bebek sakit yang menunjukkan gejala vibriosis.  Hasil uji postulat koch dan pathogenisitasnya dari enam isolat,  diperoleh bahwa tiga isolat (isolat  JT 07; JT 10 dan JT 20 ) yang mengakibatkan 100% dan merupakan agensia penyebab utama vibriosis pada ikan Kerapu Bebek . Oleh karena itu,  pada penelitian ini hanya tiga isolat ini yang akan dilakukan uji selanjutnya. Teknik  molekuler gen 16S rDNA (amplifikasi 16S DNA ribosom) digunakan untuk karakterisasi ketiga causative agent utama secara komprehensif. Berdasarkan analisis sekuen gen 16S rDNA, data menunjukkan bahwa isolat JT 07 memiliki kekerabatan terdekat dengan Vibrio olivaceus (99%); isolat JT 10 dengan  V. damsella (99%)  dan isolat JT 20  dengan  V. alginolyticus  (98%).
Kata kunci:  causative agent, Vibriosis,  molekuler,  Kerapu bebek
Penulis: Sarjito
Kode Jurnal: jpperikanandd110037

Artikel Terkait :