REORIENTASI PENDIDIKAN KEINDONESIAAN DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA INDONESIA
SARI: Berbicara tentang nilai
budaya lokal sebagai produk kebudayaan komunitas lokal, keberadaannya dalam
tataran nation state semakin hilang, apalagi bila dihadapkan pada kondisi
masyarakat global. Kebudayaan nasional Indonesia hanyalah sebagai sebuah objek
formal, karena objek materialnya sesungguhnya adalah kebudayaan daerah termasuk
di dalamnya nilai-nilai pendidikan di daerah.
Oleh sebab itulah dalam kajian pemikiran pendidikan Indonesia diperlukan
suatu invention of tradition untuk mewujudkan sebuah bangunan keilmuan
pendidikan bertipe non western yang berupaya dengan penuh kesadaran melakukan
kegiatan kongkret berkelanjutan untuk memperbaiki, merombak, memperbarui tata
kehidupan, tata masyarakat atau tata negara yang meneguhkan nilai.
Kajian budaya memanfaatkan multidisiplin dalam kajian-kajian perspektif
kebudayaan. Sebagaimana diketahui bersama bahwa kebudayaan memiliki tujuh
sektor kebudayaan universal, yaitu kesenian, sistem teknologi, religi,
organisasi sosial, sistem pengetahuan, sistem ekonomi, dan bahasa.
Kata Kunci:
Reorientasi, Pendidikan, Keindonesiaan, dan Budaya
Penulis: Turmudi Abror
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd100052