PERILAKU MASYARAKAT DESA HUTAN DALAM MEMANFAATKAN LAHAN DI BAWAH TEGAKAN
Abstract: Kelestarian hutan
dan kehidupan ekonomi masyarakat desa hutan merupakan dua isu penting. Pada saat muncul masalah kerusakan hutan,
seringkali yang dianggap penyebabnya adalah masyarakat desa hutan. Terkait dengan isu tersebut muncul alternatif pemanfaatan lahan hutan untuk mendukung perekonomian masyarakat khususnya di sekitar hutan tanpa menimbulkan gangguan kerusakan hutan
yang disebut lokasi Pemanfaatan Lahan Di bawah Tegakan. Tujuan artikel ini
adalah membahas bagaimana perilaku masyarakat desa hutan dalam memanfaatkan
lahan di bawah tegakan tanpa menimbulkan gangguan kerusakan hutan. Dalam
penelitian ini pendekatan kualitatif menjadi basisnya, dengan teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi dalam pengambilan datanya. Triangulasi sumber
sebagai teknik validitas data dan analisis interpretatif sebagai teknik
analisisnya. Perilaku penduduk sekitar terhadap lingkungan hutan ditunjukkan
dengan hal-hal berikut: membuka lahan, memanfaatkan lahan hutan untuk pertanian, menjaga
kelestarian hutan, dan menjaga keamanan
hutan. Pemanfaatan lokasi ini berpengaruh pada kelembagaan dalam masyarakat
petani desa hutan. Jenis-jenis tanaman yang bervariasi juga mulai dikembangkan
baik itu palawija maupun buah-buahan. Pemanfaatan lahan di bawah tegakan ini
perlu terus dilakukan sebagai solusi peningkatan aspek perekonomian dan upaya pelestarian hutan.
Keywords: behavioral
economics; forest communities; deforestation
Penulis: Moh. Solehatul
Mustofa
Kode Jurnal: jpsosiologidd110024