Perancangan Game Galah Asin Untuk Memperkenalkan Budaya Tradisional Jawa Barat

Abstrak: Galah Asin merupakan salah satu produk budaya yang keberadaannya semakin tergusur oleh  perkembangan  jaman.  Hal  ini  dikarenakan  terputusnya  pewarisan  budaya  yang dilakukan  generasi  sebelumnya.  Permainan  anak  tradisional  sebagai  produk  budaya tradisi  tidak  tercatat,  terdata  dan  tersosialisasikan  kepada  generasi  di  bawahnya. Munculnya berbagai media elektronik juga mengalihkan perhatian masyarakat terutama anak-anak dan cenderung untuk meninggalkan permainan tradisional yang dinilai tidak praktis karena  membutuhkan  lapang permainan. PC game  merupakan salah satu  media yang  populer  di  kalangan  masyarakat  perkotaan  dapat  dimanfaatkan  sebagai  media untuk memperkenalkan permainan tradisional dalam bentuk digital.  
Perancangan  game  Galah  Asin  untuk  anak  usia  6  –  12  tahun  pada  platform  PC bertujuan  untuk  memperkenalkan  kembali  Galah  Asin  sebagai  permainan  tradisional Jawa Barat melalui media yang lebih menarik dan menyenangkan. Disebut menarik dan menyenangkan  karena  dengan  game,  bukan  hanya  informasi  verbal  yang  didapat, melainkan  game  juga  mampu  menampilkan  simulasi  permainan  yang  kurang  lebih sama  dengan  permainan  aslinya,  walaupun  tidak  menggantikan  pengalaman  bermain dari permainan aslinya.
Adapun  metodologi  perancangan/penelitian  yang  dilaksanakan  adalah  deskriptif kualitatif,  penelitian  yang  berorientasi  pada  pemecahan  masalah.  Metode  yang ditempuh  meliputi pencarian data, pengolahan data, perancangan  game (pra-produksi), pengembangan game (produksi ), pengujian game (pasca produksi), kemudian menarik kesimpulan dari hasil penelitian.  
Dari  hasil  penelitian,  dihasilkan  sebuah  aplikasi  game  Galah  Asin  yang  siap  untuk disosialisasikan,  atau  dapat  dikembangkan  lebih  lanjut.  Pada  akhirnya  didapat kesimpulan bahwa keberadaan game digital dapat dimanfaatkan sebagai media sebaran informasi  tentang  permainan  tradisional  yang  lebih  menarik  dan  menyenangkan. Dengan  demikian,  informasi  mengenai  kebudayaan  tradisional  tetap  berlangsung, bahkan lestari sesuai tuntutan jaman.
 Kata Kunci: galah asin, game, jawa barat, kebudayaan sunda, permainan tradisional
Penulis: Rama Dwissa Wiana
Kode Jurnal: jpkomunikasidd120084

Artikel Terkait :