PENYESUAIAN DIRI PADA PRIA MENDUDA DI KECAMATAN DEPOK, SLEMAN

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penyesuaian diri pada pria menduda ditinjau dari aspek kognitif, aspek afektif, aspek sosial, dan aspek ekonomi. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian: Penyesuaian diri pada pria menduda ditinjau dari (1)Aspek kognitif:Keseluruhan subyek dapat menyesuaikan diri dengan baik. Penyesuaian diri dilakukan dengan menerima dan menganggap perpisahan sebagai jalan terbaik. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas penyesuaian diri subyek dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, sebab perpisahan, dan lama perkawinan. (2)Aspek afektif: keseluruhan subyek dapat menyesuaikan diri dengan baik. Ketiga subyek menyesuaikan diri dengan cara mencari pengganti yakni mengalihkan perhatian dan kasih sayang kepada anak dan keluarga serta berusaha mencari pendamping baru.(3) Aspek sosial: pria menduda memiliki hubungan yang baik dengan keluarga dan masyarakat. Pasca perpisahan, ketiga subyek memiliki kedekatan dengan anggota keluarga dan tetap mengikuti kegiatan sosial. (3) Aspek ekonomi: keseluruhan subyek dapat mengelola keuangan dengan baik. Ketiga subyek memiliki peran baru sebagai pengurus rumah tangga. Kedua subyek menyesuaikan dengan dibantu anggota keluarga, sedangkan subyek yang bercerai tidak dibantu oleh siapapun.
Kata Kunci: penyesuaian diri, pria menduda, kecamatan Depok
Penulis: NOPI TRIYANI
Kode Jurnal: jpbkdd130076

Artikel Terkait :