PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN (STUDI PADA KARYAWAN BAGIAN INSTALATION DAN MAINTENANCE PT. BERCA SCHINDLER LIFTS SURABAYA)
ABSTRAK: Penelitian dengan
judul Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Karyawan
yang dilakukan pada karyawan bagian Instalation dan Maintenance PT. Berca
Schindler Lifts Surabaya ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh variabel
Keselamatan Kerja (X1) dan variabel Kesehatan Kerja (X2) secara simultan dan parsial
terhadap variabel Motivasi Kerja Karyawan (Y). Jenis penelitian yang digunakan
explanatory research dengan metode penelitian kuantitatif, sehingga teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada 47
karyawan yang merupakan populasi sekaligus sampel pada bagian Instalation dan
Maintenance PT. Berca schindler Lifts Surabaya. Analisis data dalam penelitian
ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan
bantuan komputer yang kemudian diolah menggunakan program SPSS 16.00 for
Windows. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dapat diketahui bahwa rata-rata
hasil jawaban responden variabel Keselamatan Kerja (X1) setuju dengan nilai
mean sebesar 4,22. Kemudian variabel Kesehatan Kerja (X2) responden juga
menyetujui dengan nilai mean yaitu 4,25. Dan variabel Motivasi Kerja Karyawan
(Y) rata-rata hasil jawaban responden juga menunjuk pada jawaban setuju, hal
ini ditunjukkan dengan nilai mean sebesar 4,13. Hasil analisis deskriptif
menunjukkan bahwa mayoritas responden menyetujui atau menilai Keselamatan Kerja
(X1) dan Kesehatan Kerja (X2) yang diberikan perusahaan cukup baik dan Motivasi
Kerja Karyawan (Y) pun juga cukup baik. Hasil penelitian analisis regresi
linier berganda menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial variabel
Keselamatan Kerja (X1) dan Kesehatan Kerja (X2) mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap Motivasi Kerja Karyawan (Y). Hal ini ditunjukkan dengan
hasil Uji Simultan yang menunjukkan nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel (33,598
> 3,209), dengan Sig F lebih kecil dari alpha (0,000 < 0,05). Pada hasil
Uji Parsial menunjukkanthitung lebih besar dari ttabel(3,205 > 2,201),
dengan Sig t lebih kecil dari alpha (0,003 < 0,05) untuk veriabel
Keselamatan Kerja (X1) dan thitung lebih besar dari ttabel(4,406 > 2,201),
dengan Sig t lebih kecil darialpha(0,000 < 0,05) untuk variabel Kesehatan
Kerja (X2). Dari penelitian ini diketahui bahwa variabel dominan adalah
variabel Kesehatan Kerja (X2). Maka dari itu perusahaan diharapkan lebih meningkatkan
akan Keselamatan Kerja (X1).
Penulis: RIA NUR AISYAH, MOCHAMMAD
AL-MUSADIEQ, MOCHAMMAD DJUDI MUKZAM
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd130248