PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF UNTUK MEMINIMALISIR KECENDERUNGAN PERILAKU MENYIMPANG SISWA KELAS VII B8 SMP NEGERI 6 SINGARAJA
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk meminimalisir kecenderungan perilaku menyimpang siswa kelas VII
B8 SMP Negeri 6 Singaraja.
Penelitian ini termasuk penelitian tindakan bimbingan konseling. Subjek
penelitian ini adalah 8 orang siswa
kelas VII B8 SMP Negeri 6 Singaraja
tahun pelajaran 2012/2013 yang memiliki kecenderungan perilaku menyimpang di
atas persentase 65%. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Data kecenderungan perilaku menyimpang siswa
dikumpulkan dengan metode kuesioner dan metode observasi untuk menyesuaikan
hasil kuesioner dengan kenyataan dilapangan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kecenderungan perilaku
menyimpang siswa dapat diminimalisir setelah diberikan layanan konseling
kelompok dengan menerapkan konseling behavioral dengan teknik penguatan
positif. Persentase awal kecenderungan
perilaku menyimpang sebelum tindakan yaitu 72, 10% yang termasuk dalam kategori
sedang. Penurunan persentase kecenderungan perilaku menyimpang terjadi baik pada penelitian siklus I maupun
siklus II. Pada siklus I diketahui bahwa persentase awal kecenderungan perilaku menyimpang 72.10% kategori sedang menurun menjadi 52.43%
kategori rendah, sedangkan pada siklus II diketahui bahwa persentase pada siklus I adalah 52,43% yang tergolong kategori rendah dan persentase pada siklus II adalah 45,02% yang tergolong
kategori rendah, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan konseling
behavioral dengan teknik penguatan positif dapat berfungsi secara efektif untuk
meminimalisir kecenderungan perilaku menyimpang siswa.
Kata Kunci: kecederungan
perilaku menyimpang dan konseling behavioral, teknik penguatan positif
Kode Jurnal: jpbkdd130203