PENDEKATAN FILSAFAT HERMENEUTIKA DALAM PENAFSIRAN AL-QURAN: Transformasi Global Tafsir al-Quran

Abstrak: Makalah  ini akan  mendeskripsikan  proses transformasi penafsiaran al Quran dari pendekatan  literal (normatif) menuju  kepada metode  penafsiran “hermeneutika” (kritik  bahasa), seiring  dengan derasnya  arus  globalisasi akhir-akhir  ini. Globalisasi  adalah  sebuah  era  pasca  modern dimana  dunia ini bagaikan sebuah kampung kecil (global village), sehingga interaksi antar negara, peradaban, agama, dan budaya semakin intens, cepat dan mudah. Ia merupakan  alat/ media  untuk  saling  mempengaruhi di  antara  budaya, peradaban,  ideologi,  dan  bahkan  agama  dengan  berbagai  dimensinya. Metode  penafsiran al  Quran yang diterapakan ulama’ klasik  yang  lebih menekankan pendekatan literal (tahlili), dirasa sudah tidak relevan lagi untuk menjawab  dan  mrespon  problem-problem  kehidupan  manusia di  era globalisasi ini. Kemajuan  teknologi  informasi  yang  mengglobal  tersebut membawa dampak positif  bagi manusia untuk memenuhi dan mempermudah dalam  mendapatkan  kebutuhan  hidupnya. Namun  di  sisi  lain  juga  membawa ekses  negatif,  karena  pusat-pusat informasi  itu  dikuasai  oleh  negara-negara maju  yang  sekuler. Akibatnya  pemahaman  terhadap  al-Qu’an dari  berbagai dimensinya yang  telah  mapan, tergeser dan  kehilangan  fungsi. Dampak negatif  arus  globalisasi  tersebut  tak  terelakkan  bagi  kita umat  Islam, dan semakin mempengaruhi  kehidupan  beragama,  termasuk  dalam memahami teks kitab  suci  al- Qur’an.  Oleh  sebab  itu,  suka  atau tidak  suka para ilmuan muslim  di  bidang  tafsir  harus melakukan  peneyesuaian-penyesuaian  maupun inovasi sesuai dengan kebutuhan dan trend yang  bernuansa kekinian dengan pendekatan ”hermeneutika”, suatu  pendekatan yang  beorientasi  pada pemahaman  kontekstual. Hermeneutika merupakan  metode  kritik teks-teks kuno yang bisa digunakan sebagai alat untuk memahami al Quran yang berisi pesan-pesan  Tuhan  untuk  dipahami,  dihayati,  dan  diterapkan  dalam kehidupan praktis-empiris.
Kata Kunci: Globalisasi, al-Qur”an, kontekstual, hermeneutika, transformasi, normativitas, dan historisitas
Penulis: Fathul Mufid
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110178

Artikel Terkait :