MEDIA DAN KRISIS POLITIK (Analisis Wacana Terhadap Pemberitaan KOMPAS mengenai Krisis Politik Thailand, Edisi Maret-Mei 2010)

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mencermati  pemberitaan  KOMPAS  terkait  krisis  poli-tik Thailand. Pertanyaan yang ingin dijawab dalam penelitian ini terutama adalah bagaimana KOMPAS memberitakan krisis  politik yang  terjadi di Thailand. Untuk kepentingan  ini maka peneliti  menggunakan  metode  analisis  wacana.  Peneliti  menganalisa  pada  level  tekstual  dan kontekstual  artikel-artikel  berita  KOMPAS  seputar  krisis  politik  Thailand  2010  untuk  edisi Maret-Mei 2010. Penelitian ini mendapati dua temuan utama yaitu: pertama, pada awal-awal krisis politik Thailand berlangsung, KOMPAS tidak melakukan liputan secara langsung. Ber-ita-berita  seputar  krisis  tersebut  diambil  KOMPAS  dari  sumber  media dan  kantor  berita  luar negeri seperti: Bangkok Post, Reuters, The Nation, BBC, AP, AFP dan FRO. Baru ketika es-kalasi krisis  mulai memuncak  KOMPAS mengirimkan wartawanya  untuk melakukan liputan secara langsung. Ketika krisis mulai mereda KOMPAS menarik pulang wartawannya dan kem-bali menggunakan media dan kantor berita asing sebagai sumber berita. Kedua, terkait peran media, dalam konteks krisis politik Thailand awalnya KOMPAS berperan sebagai transmitter, melaporkan berita secara objektif, akurat, netral, dan berimbang. Kemudian ketika krisis mulai mengalami eskalasi, maka KOMPAS terlihat mulai memberikan penilaian-penilaian. Terakhir, secara berangsur KOMPAS mulai menunjukkan keberpihakan pada pemrotes yang biasa dise-but sebagai kelompok “Red Shirt”.
Kata Kunci: Thailand, Krisis, Kompas
Penulis: Agus Triyono, Joni Rusdiana
Kode Jurnal: jpkomunikasidd120013

Artikel Terkait :