KONFLIK PENENTUAN SEPUTAR AWAL BULAN HIJRIYAH DI INDONESIA (pendekatan teori politik identitas)

Abstrak: Fenomena  konflik  antara  sekte,  madzhab,  dan  lain sebaginya  telah  banyak  mewarnai  perjalanan  sejarah  umat Islam. Pemahaman terhadap doktrin-doktrin keagamaan yang dipengaruhi  oleh  situasi  sosial  politik  telah  memunculkan penafsiran beragam oleh tokoh-tokoh intelektual Islam. Yang menjadi  permasalahan  disini  adalah  bahwa  penafsiran  para intelektual  ini  terkadang  dianggap  memiliki  kebenaran absolut dan menjadi kendaraan bagi kepentingan yang bukan merupakan bagian dari tujuan utama ajaran Islam. Sejumlah tokoh  intelektual  religius  telah  memunculkan  penafsiran ajaran  keagamaan  sebagai  sebuah  wacana  yang  digunakan untuk  menyingkirkan  wacana-wacana  lain  (de-centering), dimana  kemudian  penafsiran  tersebut  bukan  hanya  menjadi suatu penafsiran ajaran keagamaan, tetapi juga sarana untuk mendapatkan  kekuasaan.  Karena  penafsiran  keagamaan berhubungan dengan kepentingan untuk berkuasa, maka bisa dipahami  bahwa  konflik  atau  kekerasan  sering  digunakan untuk mempertahankan penafsiran tersebut. 
Penulis: Mushonnif
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd130067

Artikel Terkait :