KOMODIFIKASI KEMISKINAN OLEH MEDIA TELEVISI
Abstrak: Keberadaan media
massa khususnya televisi di Indonesia telah menjadi bagian penting dalam kehidupan
sosial masyarakat kita.
Televisi dengan berbagai
macam acara yang ditayangkannya telah
mampu menarik minat
pemirsanya. Televisi bukan
hanya sebagai produk teknologi
semata, namun telah
menjelma menjadi instrumen
yang memungkinkan distribusi nilai
secara meluas. Kita
dibawa masuk dan
kerap menganggap realitas
media sebagai realitas yang
terjadi dalam kehidupan
nyata seperti yang
direpresentasikannya, sebagaimana tayangan reality show. Ketika sebuah
reality show yang bertemakan kemiskinan digarap
dan diproduksi oleh
sebuah rumah produksi
dan stasiun televisi,
maka yang terjadi adalah praktek
komodifikasi terhadap kemiskinan.
Media memiliki kepentingan-kepentingan ekonomis di
balik fenomena menjamurnya
reality show bertema
kemiskinan. Bagaimana kemiskinan dijadikan
komoditas yang menggiurkan
bagi industri media
televisi. Rumah produksi secara
cerdas telah menyulap
kehidupan manusia yang
hidup dengan kemiskinan menjadi bagian
dari bisnis mereka,
sehingga hal apapun
dapat diubah menjadi
komoditas yang layak tonton alias mengalami komodifikasi dan untuk
dikomersialisasikan. As’ad Musthofa
Komodifikasi Kemiskinan Oleh Media Televisi Kemiskinan dijadikan
sebagai sebuah komoditas
yang dilebih-lebihkan atau dimanipulasi, ditambahkan
rekayasa tertentu agar
alur ceritanya menjadi
lebih sendu dan dramatis
sehingga dapat menyita
perhatian publik. Tujuannya
adalah untuk mendapatkan rating yang
tinggi dari penonton
televisi. Rating tinggi
inilah yang biasa
disematkan pada program tersebut,
sehingga rumah produksi
dapat menekan biaya
serendah-rendahnya dan keuntungan
setinggi-tingginya. Alasan memproduksi program
reality show yang bertemakan kemiskinan
tidak terlepas dari
seberapa besar program
tersebut mampu menarik
para pengiklan untuk mengiklankan
produknya di sela-sela
tayangan acara tersebut.
Sehingga rumah produksi memperoleh keuntungan pemasukan yang besar dari
iklan tersebut. Dengan demikian,
kita tahu bagaimana
sebuah kemiskinan dikomersialisasikan untuk
kepentingan industri media
televisi.
Kata kunci: Televisi; Reality
Show; Komodifikasi
Penulis: As’ad Musthofa
Kode Jurnal: jpkomunikasidd120018