STRATEGI PERANG BADAR MENURUT IBNU HISYAM DAN AL-THABARI
Abstrak: Sirah merupakan
bagian dari sumber hukum dalam memahami agama bahkan menjadi bagian dari syarat
seorang mujtahid yang akan mengistinbat sebuah hukum. ini karena sirah memiliki
peranan penting dalam menterjemahkan maksud dan tujuan sari tindakan Rasulullah
saw. Perang Badar, merupakan perang pertama yang terjadi antara kaum muslimin
dan kaum Quraisy dan dalam perang ini kaum muslimin mendapat kemenangan mutlak.
Kemenangan pasukan Muhammad di depan pasukan besar Quraisy mengundang banyak
pertantanyaan. Diantaranya adalah mengenai strategi yang dipakai oleh baginda
dan para sahabat sehingga mereka bisa memenangkan pertempuran, padahal secara
kuantitas personal dan kualitas amunisi perang juga tidak sebanding. Makalah
ini mencoba untuk menjelaskan persoalan diatas secara jelas agar bisa menjadi
pelajaran bagi umat di akhir zaman ini agar mereka bisa memenangkan pertarungan
idiologi dan teknologi di era globalisasi sekarang ini.
Kata Kunci: Strategi Perang,
Ibnu Hisyam, At-Thabari
Penulis: Ahmad Bastari
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110071