RE-INTERPRETASI HADIS TARBAWI TENTANG KEBOLEHAN MEMUKUL ANAK DIDIK

Abstrak: Interpretasi baru atas hadis yang membolehkan kekerasan dalam pendidikan shalat juga menunjukkan bahwa spirit utama sebagaimana praktik nabi adalah pendidikan yang  lebih  mendahulukan  sikap  arif  dan  lemah  lembut,  bukan  kekerasan.  Di sini  tampaklah  jelas  bahwa,  dalam  praktiknya,  nabi  tidak  pernah  menggunakan kekerasan  dalam  mendidik  para  sahabatnya,  tetapi  justru  dengan  lemah  lembut, dan terbukti membawa pengaruh mendalam dalam jiwa mareka.
Kata Kunci: Nabi, Hadis, Kekerasan, Pendidikan Islam
Penulis: Ali Imron
Kode Jurnal: jppendidikandd120145

Artikel Terkait :