MODEL PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAJAR GURU RA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BCCT (Penelitian Tindakan pada Guru RA di Kec. Ungaran Timur Kab. Semarang)
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di RA
menggunakan pendekatan BCCT, serta untuk mengetahui perbedaan kemampuan
mengajar guru RA sebelum dan sesudah menerapkan pendekatan BCCT. Penelitian ini
dilakukan pada guru-guru RA se Kecamatan Ungaran Timur, Tahun 2010. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan
yang menggunakan metodologi gabungan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini
menggunakan model Kemmis – Taggart dan penelitian kualitatif James Spradley.
Data Penelitian terdiri dari dua jenis data yaitu data kualitatif dan
kuantitatif. Data kuantitaif dianalisis dengan perbedaan mean (uji t) yang
membandingkan hasil asesmen awal dan akhir. Dari perhitungan uji t, hasil nilai
asesmen dengan tingkat signifikansi 5%
diperoleh t hitung 40,901, sedangkan dari tabel t dengan df 29 adalah 2,045. (t hitung > t tabel). Dengan
demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah
dilakukan tindakan. Data kualitatif dianalisis dengan analisis domain, taksonomik,
komponen, dan tema setelah data dikumpulkan dengan observasi dan rekaman. Dari
analisis tema diperoleh temuan lapangan berupa cara: 1) menentukan ragam main
yang sesuai dengan kebutuhan anak yaitu tiga tempat main setiap anak, 2)
merumuskan konsep/kosakata sesuai tema untuk memperluas bahasa anak, 3)
menentukan aturan dan harapan main dalam bahasa positif. Hasil penelitian dapat
dideskripsikan sebagai berikut: 1) perbedaan mean (uji t) antara asesmen awal
dan asesmen akhir, 2) Perbedaan analisis tema antara siklus I dan siklus II.
Kata Kunci: Model, Kemampuan
Mengajar, BCCT, Action Reseach
Penulis: Muniroh Munawar, Arri
Handayani, Agus Suharno, Siti Fitriana
Kode Jurnal: jppendidikandd110096