MENCIPTAKAN PRINSIP MORAL MENUJU MASYARAKAT MADANI

Sari: Setiap agama selalu identik dengan ritualnya masing-masing. Namun, secara keseluruhan ritual tersebut bertujuan untuk menghayati kehadiran Tuhan, serta menangani kehidupan sosial. Dalam Islam, semua jenis ritual yang dikenal sebagai lima rukun Islam, seperti dalam hadist dari nabi, mulai dari syahadat, sholat, puasa, zakat dan Haji. Namun, rukun Islam hanya dimaksudkan sebagai media bagi terciptanya hubungan antara individu dengan Tuhan, sehingga keluar dari aspek sosial yang dikenal dengan perbuatan baik. Dengan kata lain, semua jenis ritual keagamaan menjadi masuk akal dan tidak nyata. Di dalam AlQur'an sendiri, iman kepada Allah harus diwujudkan dalam bentuk ritual yang bertalian langsung dengan aspek kesalehan sosial. Melalui artikel ini, penulis mencoba menjelaskan konsep ritual, dalam hal ini rukun Islam yang lebih sosial, sehingga dengan penghargaan terhadap semua ritual, mungkin membuat pribadi menjadi humanis, dan pada gilirannya pribadi humanis akan menciptakan masyarakat humanis.
Kata kunci: Rukun Islam, ritual, moral, dan masyarakat
Penulis: Arif Nuh Safri
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd120020

Artikel Terkait :