KOSMOLOGI DAN SAINS DALAM ISLAM
Sari: Kosmologi sebagai ilmu
yang membahas tentang alam semesta telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan
berbagai penjelasan tentang gejala alam. Seiring berkembangnya ilmu
pengetahuan, orang mulai melakukan pengamatan lebih rasional terhadap alam
semesta. Astronomi berkembang, dari pengamatan bintang dan planet melebar ke
studi struktur dan evolusi alam semesta. Lahirlah Kosmolgi, sains yang mencari
pemahaman fundamental alam semesta. Tulisan ini membehas tentang kosmologi dan
sains dalam perspektif Islam. Tulisan ini merupakan hasil telaah mendalam
terhadap data kepustakaan yang kemudian dianalisa dan dideskripsikan. Hasil
telaah menunjukkan bahwa kosmologi dalam Islam berbicara bukan hanya satu
tatanan kosmos yaitu tatanan fisik tetapi juga meliputi tatanan dunia lain yang
non fisik. Dalam hal sains, secara mendasar, kaum muslimin dibimbing oleh
ajaran-ajaran Wahyu. Kepercayaan pada kesatuan seluruh fenomena seperti yang
ditunjukkan dalam Al-Quran, bersama dengan klasifikasi sains seperti filosofis,
mendorong penelitian kosmologis yang secara keseluruhan, mencerminkan luasnya
pendekatan. Pada satu sisi terdapat spekulasi metafisika dan mistis yang
melampaui benda-benda yang dapat diungkap melalui pengamatan langsung atau
pengujian rasional murni. Di sisi lain terdapat pengamatan astronomi langsung
dan analisis tentang fenomena yang diamati.
Kata kunci: Kosmologi, Sains,
Al-Quran, dan Islam
Penulis: Siti Nurjanah
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd130005