ETIKA SOSIAL DALAM ISLAM (TINJAUAN ATAS RELASI NABI DENGAN PIHAK NON-MUSLIM)
Sari: Hubungan sosial
merupakan kebutuhan dasar manusia, manusia mungkin tidak dapat meniadakan
interaksi mereka dengan manusia lain. Sayangnya realitas menunjukkan bahwa
beberapa orang, ketika membangun hubungan, lupa bahwa ada perbedaan antara
mereka, tetapi perbedaan adalah sesuatu yang mustahil dihilangkan dan dalam
membangun hubungan sosial, toleransi diperlukan untuk mempertahankan perdamaian
dan kebahagiaan secara sistematik. Islam melalui Muhammad Saw telah memberikan
contoh nyata. Ia membangun kerjasama dan memperlakukan semua orang baik dengan
Yahudi, Muslim atau Kristen; dengan perlakuan yang sama tanpa diskriminasi,
perdamaian universal akhirnya dapat diwujudkan pada saat itu. Dalam
perkembangannya, perdamaian universal mulai memudar, terulangnya diskriminasi
berdasarkan agama dan kepercayaan. Sekarang, semua Muslim di dunia memiliki
kewajiban sama untuk mencapai dan mempertahankan perdamaian universal yang
sebelumnya telah dicapai.
Kata kunci: Islam, Relasi
sosial, Non-Muslim, Perdamaian Universal
Penulis: Haidi Hajar Widagdo
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd130009