PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN TUNAI TERKOMPUTERISASI PADA APOTEK GEDONG KUNING
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) mengetahui sistema kuntansi penjualan tunai yang telah
diterapkan Apotek Gedong Kuning; (2) merancang system akuntansi penjualan tunai
terkomputerisasi yangsesuai dan layak diterapkan untuk Apotek GedongKuning; (3)
mengetahui implementasi dari perancangan sistem akuntansi penjualan
tunaiterkomputerisasi yang tepat dan sesuai untukApotek Gedong Kuning. Penelitian
ini termasuk jenis penelitian pengembangan.Subjek penelitian ini adalah Apotek Gedong
Kuning yang beralamat di Jalan GedongKuning JG IV/6, Banguntapan, Yogyakarta.
Objek penelitian yaitu sistem akuntansi penjualantunai. Metode pengumpulan data
yang digunakanyaitu metode wawancara, metode observasi, danmetode dokumentasi.
Teknik pengembangan sistemyaitu metode System Development Life Cycle(SDLC).
Tahap analisis sistem yaitu analisis sistemlama dengan metode PIECES, analisis
kebutuhansistem yaitu kebutuhan fungsional dan nonfungsional,dan analisis
kelayakan sistem denganmenganalisis aspek teknis, operasional, ekonomi,dan
hukum; (2) Tahap desain dan perancangan,terdiri dari pemodelan database
denganmenggunakan ER_D, pemodelan proses denganflowchart, dan desain interface;
(3) Implementasisistem dengan menggunakan konversi paralel.Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: (1) Sistemakuntansi penjualan yang diterapkan ApotekGedong
Kuning masih bersifat manual. Meliputifungsi yang terkait, dokumen yang terkait
dan catatanterkait, jaringan prosedur dan unsur pengendalianintern; (2)
Analisis sistem akuntansi penjualanyaitu analisis kelemahan sistem menunjukkan
sistemlama memiliki kelemahan yang menyebabkanoutput berupa informasi tidak
akurat, relevan danup to date, analisis kebutuhan sistem, dan analisiskelayakan
sistem yang menunjukan penerapan sistemakuntansi terkomputerisasi ini telah
memenuhikebutuhan minimum dan layak untuk diterapkan;(3) Perancangan sistem
akuntansi penjualan tunaiterkomputerisasi meliputi pemodelan database
yaitutabel login, tabel input, tabel karyawan, tabelpemasok, tabel barang,
tabel jenis, tabel kategori,tabel penjualan dan tabel penjualan detail.
Pemodelanproses yaitu proses login, proses pencarianidentitas perusahaan,
proses pengelolaan data master, proses transaksi penjualan tunai, dan
prosespencarian laporan. Desain interface yaitu form menu utama, form menu
file, form menu masterdata, form menu transaksi, dan laporan; (4) Implementa sisistem
akuntansi penjualan tunai terkomputerisasi meliputi pemilihan dan pelatihan
personil yaitu karyawan yang telah ada, pelatihan dilakukansecara prosedural.
Memilih dan mempersiapkantempat dan instalasi sistem yaitu tempat penjualan,
instalasi dilakukan dengan menginstal beberapa software. Melakukan pengujian
sistemdan konversi sistem dengan menerapkan konversi paralel. Hasil
implementasi yaitu karyawan mampu mengoprasikan sistem dengan baik, sistem
terkomputerisasiini dapat dijalankan suauai harapan.
Kata Kunci: Perancangan,
System DevelopmentLife Cycle, Sistem Akuntansi, Penjualan
Tunai,Terkomputerisasi
Penulis: Nuurul Fitri Hasanah
Kode Jurnal: jpakuntansidd120147