MENGANGKAT ”SING LIYAN” UNTUK FORMULASI NILAI TAMBAH SYARI’AH
Abstrak: Mengangkat “Sing
Liyan” untuk Formulasi Nilai Tambah Syari’ah: Studi ini berusaha
memformulasikan nilai tambah syari’ah sebagai konsekuensi atas adopsi Shri’ah
Enterprise Theory (SET) sebagai dasar Teori Akutansi Syari’ah. Isu ini timbul
karena gagasan-gagasan yang berkonflik tentang apakah akuntansi syari’ah
menggunakan SE atau Teori Entitas (ET). Karena beberap alasan, studi ini secara
implisit lebih menyukai SET dibandingkan ET. Dengan menggunakan riset
kualitatif posmoderen, studi ini mengangkat nilai filosofi sufistik dari
Manunggaling Kawula Gusti (The Unity of I and God) sebagai instrumen analisis.
Nilai empiris dari praktik bisnis muslim ditangkap secara rasional dan
intuitif, kemudian nilai-nilai tersebut dianalisa menggunakan nilai sufistik
dari Mnunggaling Kawula Gusti. Hasil studi ini menunjukkan bahwa nilai tambah
syari’ah meliputi nilai ekonomi (moneter), mental dan spiritual. Nilai tambah
ekonomi adalah ilai tambah yang dapat diukur dengan cara moneter, sedangkan
nilai mental dan spiritual tidak dapat diukur dengan cara demikian. Dalam arti
utuh, nilai tambah syar’ah meliputi semua nilai tambah (ekonomi, mental,
spiritual) yang dibutuhkan, diproses dan didistribusikan secara halal.
Keywords: Shari’ah value-added;
economic value-added; mental value-added; spiritual value-added; and
Manunggaling Kawulo-Gusti
Penulis: Iwan Triyuwono
Kode Jurnal: jpakuntansidd110048